Minggu, 12 Oktober 2014

PERAN MAHASISWA DALAM PEMBANGUNAN DIMASA DEPAN




PERAN MAHASISWA DALAM PEMBANGUNAN DIMASA DEPAN

Sebagai generasi muda harusnya kita mampu untuk dapat meningkatkan pembangunan bangsa. Generasi pemuda adalah generasi penerus bangsa. Yang artinya sebagai orang yang akan meneruskan suatu bangsa, seharusnya generasi muda dapat menyadari bahwa merekalah bagian penerus pembangunan bangsa yang semestinya membangun bangsa ini jauh lebih baik dari generasi sebelumnya. Cara generasi muda yaitu mahasiswa dalam usaha membangun bangsa ini dapat dilakukan dengan cara belajar dengan sungguh-sungguh dan giat. Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia peran penting pemuda terlihat dari dimulainya pergerakan Budi Utomo (1908), Sumpah Pemuda (1928), Proklamasi Kemerdekaan (1945), Pergerakan Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (1966), serta pada pergerakan mahasiswa pada tahun 1998 yang meruntuhkan kekuasaan masa Orde Baru yang pada saat Indonesia dipimpin oleh Presiden Soeharto yang memimpin Indonesia selama 32 tahun lamanya, pada masa itu juga membawa bangsa Indonesia memasuki masa reformasi. Hal ini bisa menjadi salah satu bukti bahwa pemuda selama ini berperan atif dalam proses perjuangan dan pembangunan bangsa, keamanan negara, menjaga kelestarian lingkungan hidup dan sebagainya.
Dapat dikatakan itulah awal dari pembangunan bangsa yang melibatkan para pemuda serta mahasiswa Indonesia. Pemuda dan Mahasiswa diharapkan dapat menyesuaikan diri yaitu untuk mengerjakan apa saja yang semestinya mereka lakukan guna memperbaiki keadaan dan meningkatkan produktivitas mereka sebagai bangsa.Peran pemuda dan Mahasiswa dalam era reformasi merupakan rangkaian peran mahasiswa ( pemuda ) sejak dari era Kebangkitan nasional, sumpah pemuda dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yang mencerminkan sikap Nasionalisme-Kebangsaan yang mencakup seluruh kepulauan Indonesia. ( Lukman Hakim : 2003 ).Generasi Muda yang masih mempunyai jiwa, semangat, dan ide yang masih segar dan dapat menjadikan Negara ini lebih baik, orang-orang yang mempunyai pemikiran yang visioner,sudah saatnya generasi muda bergerak dan melakukan perlawanan terhadap generasi terdahulu yang memimpin negeri ini yang tidak berpihak kepada bangsa. Lingkungan sangat penting dalam kehidupan seorang manusia yang sukses,  kemampuanya menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Para pemuda dan mahasiswa yang telah membawa bakat kepemimpinan yang baik pasti akan  mampu menjadi pemimpin dikemudian hari dan memajukan bangsa.
Mahasiswa memegang peranan yang sangat penting bagi bangsa dan negara, mulai dari politik, ekonomi, hankam serta dalam menjaga dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Peran mahasiswa dalam kehidupan masyarakat antara lain
a.       Peran sosial Mahasiswa berperan dalam melindungi kepentingan sosial masyarakat. Sudah selayaknya mahasiswa sebagai duta rakyat dalam melaksanakan amanah ini. Karena berkat masyarakatlah, mahasiswa dapat mengenyam pendidikan di bangku kuliah. Biaya kuliah yang seharusnya berjuta-juta, menjadi lebih kecil dan ringan berkat kontribusi masyarakat dalam mensubsidi biaya pendidikan. Realitas sosial juga terjadi pada angka kemiskinan, kuantitas pelajar yang putus sekolah, dan tingkat kriminalitas semakin meningkat dari tahun ke tahun. Mahasiswa sebagai insan terpelajar sudah seharusnya peka terhadap realitas sosial ini
b.      Peran para politikus terkadang lebih kejam. Secara simultan dan mendalam hingga berakibat pada kesengsaraan bagi masyarakat. Begitu karena ulah politikus yang tak bertanggung jawab terhadap amanah yang diembannnya. KKN dan serakah akan kursi yang terjadi diantara para pejabat negara, makin memperburuk citra Indonesia sebagai bangsa yang beradab. Ini kewajiban mahasiswa sebagai generasi penerus pemimpin bangsa untuk menghapuskan praktik kotor ini. Mahasiswa harus berperan aktif dalam meluruskan penyimpangan politik di pemerintahan karena hal ini akan berdampak pada terlemparnya kepentingan rakyat pada jurang ketidakadilan.
c.       Peran kultural disini meliputi kultur akademik dan moral. Kedua kultur inilah yang akan melengkapi kebesaran eksistensi mahasiswa sebagai duta masyarakat ketika menjalankan peran sosial dan politik. Prestasi akademik seharusnya sudah menjadi kultur mahasiswa sebagai insan terpelajar. Dengan prestasi akademiklah, bangsa ini akan diakui oleh dunia sebagai bangsa yang besar dan tangguh. Dan dengan prestasi akademiklah perkembangan teknologi tercipta. Karena ilmu pengetahuan adalah yang utama, tetapi moral lebih utama. Dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, mahasiswa juga mempunyai peran yang sangat penting. Di kampus, terdapat para mahasiswa yang berasal dari suku, agama, ras dan golongan yang berbeda-beda. Dengan keadaan yang seperti ini, mahasiswa seharusnya saling menghargai dan menghormati perbedaan ini.
Kita perlu terlebih dahulu melihat seberapa jauh potensi yang dimiiki oleh mahasiswa.
Sehingga apa saja peran yang dapat dimainkan nanti, bisa kita lihat dari potensi yang ada dalam diri mereka.Pertama, kita dapat melihat potensi mahasiswa dari aspek karakternya. Banyak terobosan baru yang mereka lahirkan, karena mereka punya paradigma berpikir yang berbeda. Beberapa kelebihan yang bersifat alami di atas, yakni idealis, kritis dan kreatif membuat arus perubahan dapat diciptakan, menuju yang lebih baik sebagaimana idealita yang ada dalam benak mereka.Kedua, potensi mereka dilihat dari aspek intelektualitas, kecerdasan dan penguasaan wawasan keilmuan. Ilmu dan wawasan yang dimiliki selain akan memperluas cakrawala pandangan, juga memberikan bekal teoritis maupun praktis dalam pemecahan masalah
 Seorang mahasiswa akan dapat dengan mudah menyelesaikan masalah dan apabila ada hal yang belum pernah ditemui sebelumnya, maka mereka sudah memiliki bekal yang metodologis dan sistematis tentang bagaimana cara menemukan pemecahan problem-problem yang ada.Potensi dari dua aspek yang ada itulah yang akan membuat mahasiswa dapat melakukan perannya. Syaratnya, kedua potensi itu benar-benar dikembangkan secara optimal oleh mereka baik secara personal maupun komunal sehingga dapat menjadi senjata yang siap digunakan untuk memberikan kemanfaatan terbesar bagi masyarakat.
Potensi dari aspek karakter dikembangkan dengan berbagai aktivitas yang mengasah softskill, baik melalui kegiatan organisasi, pelatihan-pelatihan maupun aktivitas keseharian mahasiswa di luar kegiatan akademik. Sedangkan potensi intelektualitas dibangun melalui semua kegiatan yang mengasah hardskill, yakni kegiatan belajar mengajar, pengkajian, penelitian dan juga pelatihan. Dengan begitu mereka memiliki kualifikasi dan kompetensi menuju profil mahasiswa ideal, yakni mahasiswa yang memiliki integritas moral, kredibilitas sosial dan profesionalitas keilmuan.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mahasiswa dalam upaya memajukan bangsa,mahasiswa harus memiliki 4 kekuatan:
1.      Kekuatan moral Dalam upaya memajukan bangsa, moralitas merupakan satu sarat utama yang harus dipenuhi oleh seorang “agen perubahan”. Tanpa adanya moral yang baik tentunya hasil yang akan dicapai akan sama saja dengan yang sebelumnya dan ini juga sama artinya dengan melakukan hal yang sia-sia.
2.      Kekuatan kontrol sosial
Merupakan sumber kekuatan yang kedua dalam proses pembaruan. Keadaan social yang baik dan terkontrol tentunya akan membuat stabilitas dan keamanan bangsa akan terwujud, karena tidak aka nada lagi tawuran antar warga, bentrokan, atau bahkan perang saudara.
3.      Kekuatan intelektual
Tanpa adanya kaum pemikir atau yang biasa disebut dengan kaum intelektual, tentu bangsa ini akan sangat mudah terpengaruh dan tertipu oleh Negara lain. Dengan adanya para intelektual di Indonesia, diharapkan bangsa Indonesia mampu bangkit dan beranjak dari keterpurukannya.
4.      Kekuatan profesional
Yang terakhir adalah kekuatan professional. Kekuatan ini mencakup bagaimana kita menyikapi permasalahan secara dewasa dan dengan kepala dingin. Tidak grusa-grusu dalam mengambil keputusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar